It takes time artinya adalah “butuh waktu” atau “memerlukan proses”. Frasa dalam bahasa Inggris ini digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi, pencapaian, atau penyembuhan yang tidak bisa terjadi secara instan dan menuntut kesabaran penuturnya.
Bayangkan Anda sedang nongkrong di sebuah kedai kopi di Jakarta Selatan, lalu mendengarkan cerita Dika. Dia baru saja memutuskan untuk beralih profesi menjadi seorang full-stack developer setelah tiga tahun bekerja di bidang admin logistik. Di minggu-minggu awal, Dika merasa frustrasi karena logika pemrograman Python terasa sangat rumit. Temannya, Reza, menepuk pundaknya sambil berkata, “Tenang, bro. It takes time. Enggak ada yang langsung jago dalam semalam.”
Ungkapan sederhana dari Reza tersebut sukses meredakan kecemasan Dika. Dalam komunikasi sehari-hari, baik secara profesional maupun kasual, frasa ini sering kali menjadi penenang di kala seseorang merasa tertinggal atau terburu-buru mengejar target.
Memahami Konteks Penggunaan “It Takes Time”
Frasa ini sangat fleksibel dan bisa ditempatkan dalam berbagai situasi kehidupan. Secara umum, ada tiga konteks utama penggunaan ungkapan ini yang paling sering kita temui:
1. Proses Pembelajaran dan Penguasaan Keahlian
Saat mempelajari keterampilan baru—seperti menguasai ungkapan bahasa inggris gaul—otak kita memerlukan waktu untuk beradaptasi. Frasa ini mengingatkan kita untuk menikmati prosesnya.
- Contoh: Learning a new language is hard, it takes time. (Belajar bahasa baru itu sulit, butuh waktu).
2. Pemulihan Fisik dan Emosional (Healing)
Ketika seseorang sedang patah hati, berduka, atau dalam masa pemulihan pasca-sakit, luka tersebut tidak akan hilang dalam sekejap.
- Contoh: Don’t force yourself to feel better right away. Healing takes time. (Jangan paksa dirimu untuk langsung merasa baik-baik saja. Pemulihan itu butuh waktu).
3. Pembangunan Bisnis atau Karier
Dalam dunia profesional, membangun reputasi atau produk yang solid membutuhkan ketekunan yang konsisten.
- Contoh: Building a successful brand isn’t an overnight job; it takes time. (Membangun merek yang sukses bukanlah pekerjaan semalam; itu memerlukan proses).
Perbedaan “It Takes Time” dengan Istilah Sejenis
Banyak orang sering tertukar antara frasa ini dengan ungkapan bahasa Inggris lainnya yang juga menyinggung soal waktu. Biar Anda tidak salah pakai, mari kita bedah perbandingannya pada tabel di bawah ini:
| Frasa Bahasa Inggris | Arti Harfiah | Konteks Penggunaan Terbaik |
| It takes time | Butuh waktu / proses | Menekankan perlunya kesabaran selama proses berlangsung. |
| In due time | Pada waktunya nanti | Menunjukkan sesuatu pasti terjadi saat momennya sudah tepat. |
| Kill time | Membunuh waktu | Melakukan aktivitas santai hanya untuk menunggu waktu luang habis. |
| Time flies | Waktu cepat berlalu | Mengekspresikan rasa terkejut karena waktu berjalan begitu cepat. |
Melalui tabel di atas, kita bisa melihat bahwa meskipun sama-sama menggunakan kata time, nuansa emosional dan pesan yang disampaikan sangat jauh berbeda.
Variasi Kalimat Menggunakan “It Takes Time”
Untuk memperkaya percakapan Anda agar terdengar lebih natural layaknya penutur asli (native speaker), ungkapan ini juga secara resmi dicatat dalam Cambridge Dictionary sebagai standar frasa yang menyatakan bahwa sesuatu tidak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa. Anda pun bisa menambahkan kata penegas seperti a lot of atau just. Perhatikan variasi berikut:
- It takes a lot of time: Digunakan saat proses yang dihadapi benar-benar menguras banyak waktu dan energi.
- It just takes time: Digunakan untuk menenangkan seseorang bahwa satu-satunya hal yang mereka butuhkan saat ini hanyalah bersabar seiring berjalannya waktu.
Mengetahui penempatan kalimat ini akan membuat cara berkomunikasi Anda terasa jauh lebih empati dan profesional saat menghadapi rekan kerja maupun teman dekat.
FAQ tentang Arti It Takes Time
Apakah “it takes time” termasuk dalam kategori idiom?
Bukan, frasa ini merupakan ekspresi umum (common phrase) yang arti harfiahnya sejalan dengan arti kontekstualnya, sehingga sangat mudah dipahami tanpa perlu interpretasi budaya yang mendalam.
Bagaimana cara membalas ucapan “it takes time” dari seseorang?
Anda bisa meresponsnya dengan kalimat persetujuan seperti, “You’re right, I need to be more patient” (Kamu benar, aku harus lebih sabar) atau “Yeah, I’m working on it” (Ya, aku sedang mengusahakannya).
Apa lawan kata dari frasa “it takes time”?
Secara makna situasi, lawan katanya bisa digambarkan dengan kata instant (instan), immediate (segera), atau frasa in the blink of an eye (sekejap mata).
Menyadari bahwa segala hal baik memerlukan proses adalah langkah awal untuk mengurangi kecemasan. Ketika Anda merasa kewalahan dengan target hidup, ingatlah kembali kisah Dika di atas. Berikan ruang bagi diri Anda sendiri untuk tumbuh, karena sesuatu yang bernilai tinggi memang selalu membutuhkan waktu untuk matang sempurna.

