Ilustrasi that should be me artinya — seseorang berdiri sendiri di malam hari melihat dua orang berjalan bersama dari kejauhan

That Should Be Me Artinya — Makna Frasa dan Lagu Justin Bieber

That should be me artinya “itu seharusnya aku” — frasa yang mengungkapkan perasaan tertinggal, penyesalan, atau melihat orang lain menjalani sesuatu yang seharusnya menjadi milikmu.

That should be me artinya lebih dari sekadar judul lagu. Frasa tiga kata ini punya kekuatan emosional yang melampaui konteks lagunya — dan viral kembali di Indonesia setelah Justin Bieber membawakannya di Coachella 2026. Tapi bahkan sebelum itu, frasa ini sudah dipakai luas di TikTok dan caption untuk mengungkapkan perasaan yang sulit dijelaskan dengan kata lain: melihat sesuatu yang kamu inginkan, terjadi pada orang lain. Frasa ini termasuk dalam frasa bahasa Inggris yang sering muncul di lagu dan ekspresi emosional di medsos yang maknanya lebih dalam dari terjemahan harfiahnya.

That Should Be Me Artinya Apa dalam Bahasa Indonesia?

Secara harfiah: that = itu, should = seharusnya, be = adalah, me = aku.

Terjemahan paling tepat: “itu seharusnya aku” atau “yang seharusnya ada di sana adalah aku.”

Tapi nuansanya lebih kaya dari terjemahan itu. Frasa ini selalu membawa perasaan yang berlapis:

Penyesalan — ada sesuatu yang terjadi yang seharusnya berbeda. Kehilangan — posisi atau momen itu sudah diambil orang lain. Keinginan yang belum padam — meski sudah berlalu, perasaannya masih ada.

Dalam satu kalimat pendek, frasa ini berhasil mengungkapkan semua itu sekaligus — dan itulah yang membuatnya begitu kuat sebagai ekspresi emosional.

Makna Lagu That Should Be Me — Justin Bieber

Lagu ini dirilis pada 2010 sebagai bagian dari album My Worlds: The Collection — salah satu karya paling emosional dari era awal karier Justin Bieber.

Secara tema, lagu ini bercerita tentang seseorang yang melihat mantan kekasihnya bahagia bersama orang lain — dan tidak bisa berhenti berpikir bahwa semua momen yang ia saksikan seharusnya terjadi bersamanya, bukan orang lain. Bukan kemarahan, bukan dendam — tapi campuran antara penyesalan, kerinduan, dan perasaan tidak rela yang jujur.

Yang membuat lagu ini tetap relevan lebih dari satu dekade setelah rilis adalah kesederhanaannya — tidak ada drama berlebihan, hanya kejujuran emosional yang langsung menyentuh siapapun yang pernah melihat mantan move on sebelum dirinya siap.

Ada tiga lapisan emosi dalam lagu ini:

Cemburu yang tidak bisa disangkal — Melihat orang lain menempati posisi yang pernah menjadi miliknya.

Pertanyaan yang tidak terjawab — Apakah mantan itu masih mengingat semua yang pernah mereka bangun bersama?

Harapan yang belum sepenuhnya mati — Ada bagian kecil yang masih ingin memperjuangkan sesuatu yang mungkin sudah terlambat.


Dio tidak sengaja melihat foto itu di story Instagram — mantannya, tersenyum di tempat yang dulu mereka rencanakan untuk dikunjungi bersama. Bukan bersama dirinya. Ia menutup aplikasinya. Lalu membukanya lagi. Lalu menutupnya lagi. Malamnya ia search lagu lama yang tiba-tiba terputar di kepalanya — dan menemukan bahwa orang lain sudah menemukan kata-kata yang tepat untuk perasaan itu, sejak 2010.


Kenapa That Should Be Me Viral Lagi di 2026?

Sama seperti One Less Lonely Girl, lagu ini kembali viral setelah Justin Bieber tampil di Coachella 2026 — momen yang membuat banyak pendengar lama kembali menemukan lagu-lagu lamanya, dan pendengar baru pertama kali mengenalnya.

Yang membuat lagu ini bertahan berbeda dari lagu patah hati lain: ia tidak terdengar marah atau pahit. Ia terdengar jujur dan rapuh — dan kejujuran itu yang membuat setiap generasi baru bisa merasakannya seolah lagu itu ditulis untuk momen mereka sendiri.

Frasa “That Should Be Me” di Luar Konteks Lagu

Di TikTok dan medsos, frasa ini berkembang menjadi ekspresi yang lebih luas dari sekadar soal mantan:

Melihat orang lain mendapat kesempatan yang kamu inginkan: “That should be me di posisi itu.”

Melihat teman lebih dulu mencapai sesuatu: “That should be me yang wisuda duluan.”

Humor dan self-deprecating: “Video itu orang makan enak sendirian — that should be me.”

Satu frasa yang sama, tapi bisa mewakili berbagai rasa yang berbeda tergantung konteksnya.


Memahami that should be me juga membuka ke lagu-lagu lain dari era yang sama yang kembali menemukan pendengar baru. Lagu Justin Bieber lain yang juga viral kembali dari panggung yang sama seperti One Less Lonely Girl — keduanya dari era yang sama dan keduanya bicara tentang sisi emosional dari cinta yang tidak selalu berjalan sesuai harapan. Dan frasa seperti that should be me punya irisan yang kuat dengan ungkapan penyesalan dan kemungkinan yang tidak terjadi seperti in another life — dua cara berbeda untuk mengungkapkan hal yang serupa.


FAQ

That should be me artinya apa dalam bahasa Indonesia?

Artinya “itu seharusnya aku” — frasa yang mengungkapkan perasaan tertinggal, penyesalan, atau melihat orang lain menjalani sesuatu yang seharusnya menjadi milikmu.

That should be me lagu siapa?

Lagu Justin Bieber, dirilis pada 2010 sebagai bagian dari album My Worlds: The Collection. Lagu ini bercerita tentang perasaan kehilangan ketika melihat mantan kekasih bahagia bersama orang lain.

Kenapa that should be me viral lagi di 2026?

Karena Justin Bieber tampil di Coachella 2026 dan membawakan lagu-lagu lamanya — termasuk That Should Be Me — yang membuat banyak orang kembali menemukan atau pertama kali mengenal lagu ini.

Apakah frasa that should be me hanya untuk konteks percintaan?

Tidak. Di TikTok dan medsos, frasa ini dipakai lebih luas — untuk mengungkapkan perasaan tertinggal dalam karier, pencapaian, atau bahkan dalam konteks humor sehari-hari.

Scroll to Top